Senin, 29 Juni 2015

" Sel, 20 Maret 2012 pukul 06:45 "

maaf... aku yg terlelap mendekap perangkat terselimut hembusan angin pekat benak memberat meninggalkan setetes kesedihanmu...
se sempurna mungkin... bagaimana kusaji senyum untukmu ? bisikan pada rapuh jiwaku nan merindu setulus cinta kasihmu...
semoga cinta dalam ketabahan dan keikhlasan mendoakan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar