Berhati lurus adl menjaga hati & pikiran agar tidak mudah goyah oleh godaan.
Bagi yg berkepribadian lemah & berjiwa rapuh akan mudah tergoda pada kesenangan Duniawi. Bila kita ingin menuai benih kebahagiaan, taburlah benih kebaikan.
Kita mulai dgn menanam bibit’ kebaikan mencabut rumput’ketamakan, kebencian, iri hati mengairinya dgn ketabahan & kemurahan hati, Serta suburkanlah dgn memberi pupuk perilaku yg berbudi.
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Minggu, 09 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar