Abah FK,
Beribadah dengan mengharapkan pahala adalah suatu
kesalahan pemikiran yang fatal dari generasi ke generasi.
sebab dengan berlaku demikian engkau menempatkan
setiap ibadahmu dalam pamrih pada TUHANMU,
padahal DIA tidak pernah hitung-hitungan dalam
memberimu karunia.
engkau akan mengerti artinya beribadah dgn sendirinya
scr otomatis, bilamana engkau bisa selalu mendekati
zuhud dan kosong. kosong itu bukan berarti engkau jadi
orang idiot, tetapi lepas wis ora ono opo-opo, hilang
merasa ini itu, perasaan ini itu, ingin ini itu, pikiran ini
itu..... ketika engkau masih merasa punya pahala,
merasa banyak ibadah, itu namanya ono opo-opo, malah
ora entuk opo-opo.
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar