ARIF RH,
"bagaimana kalau uang dipinjem
enggak dibalikin?" ... Bagaimana keterkaitannya dengan
kemelekatan? ... Begini ...
Saat uang kita dipinjem, menagih adalah bagian dari
ikhtiar ... Namun, apakah uangnya dibalikin atau
enggak, itu adalah wilayah Tuhan ... Nah, pada bagian
ini, yang saya maksud, kita akan bisa mengamati,
sejauh mana kemelekatan kita terhadap uang yang
dipinjam itu ... Wilayah kita, hanya di wilayah ikhtiar ...
Namun saya meyakini, uang itu dibalikin atau tidak,
adalah wilayah-NYA ...
Tapi, saya ada beberapa pengalaman menarik ... Dimana,
dalam beberapa kasus, justru saat saya sudah
mengikhlaskan uang yang dipinjam enggak pulang-pulang
itu, saat saya sudah lupa, sudah saya anggap lunas
utangnya ... Eh malah uangnya "pulang", "dibalikin" ...
Sebaliknya, uang yang dipinjam, dimana saya masih
sangat berharap itu dipulangin, malah enggak pulang-
pulang uangnya ...
Terlepas dari apapun itu ... Maksud saya adalah, tidak
melekat, bukan berarti tidak menagih ... Menagih,
adalah wilayah ikhtiar yang perlu digenapkan ... Tapi,
akan lebih mendamaikan jiwa, jika kita tidak melekat
dengan hasil dari menagih itu ... Karena wilayah hasil,
perihal uangnya dibalikin atau enggak ... Itu adalah
wilayah / kuasa-NYA ...
Kalau masih rejeki, pasti pulang, pasti kembali, dengan
cara-NYA sendiri ...
_/|\_
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar