"Dimana bumi dipijak disanalah kita perlu menjunjung
langitnya Nak"
Kami tertarik dengan semua ritual yang ada, kami
menikmati setiap doa, persembahan juga gerakan ibadah
didalamnya.
Disisi lain kami tidak tertarik omongan orang yang
menyindir dan mencibir, kami yakin apa yang kami cari
bukan berada di rumah ibadah melainkan bersemayam di
dalam keheningan jiwa yang suci ini.
"Engkau boleh bersujud dihadapan Patung, Salib atau
Kaabah, namun sadarilah bukan badanmu tapi dalam
kerendahan hatilah Ia menampakan diriNya". G Vashdev
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar