Impian yang sumbernya berasal dari luar, tidak akan
bertahan lama ... Impian yang berasal dari luar, kayak
soda, dikocok berbusa-busa naik ke atas, lalu lenyap
entah kemana ... Semangat di awal menggebu-gebu,
lalu kemudian terhembus angin bagai debu ...
Namun impian yang berasal dari dalam, akan jauh lebih
bertahan lama ... Ia tidak panas, tapi menjaga kita dari
dinginnya rasa putus asa ... Ia tidak menyilaukan, tapi
memberikan penerangan ... Ia tidak meledak-ledak, tapi
memberikan tenaga yang kontinyu penuh ketenangan ...
Ia unik dan orisinil, tidak meniru impian dan iming-
iming orang lain ...
Impianmu berasal dari dalam diri, atau dari luar? Hanya
kamu yang tahu ...
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar