"Demi kedunguan rasa hatiku...
berbungkus tulus, setangkai
mawar Maaf kupersembahkan
kesekian lagi untuk cinta...
Sungguh tak pernah terbersit
secuilpun tuk merendahkan
keagungan cinta...
tiada lain dan bukan merupakan
begitu bodohnya hati mencurah
setangkup ketulusan rasa nan
gundah akan kasih dan sayang
tak mengerti arti cinta...
Sekali lagi ku menunduk merona sebait
kata 'maaf'...”
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Jumat, 30 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Arif RH, Sepanjang hidup, setiap dari kita, pasti pernah menerima nasehat ... Entah itu nasehat dari orang tua ... Nasehat dari teman ... Na...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar