“...lalu Cahaya surgawi memancarkan keindahan nyata,,, bagi insan yg dilingkupi cintaNya,,, dengan awal tidak berharap akhir,,, dengan senyum tak berharap duka... merangkai tawa dan mengurai nestapa,,,
Tanya nurani diri...
Inikah kebahagiaan sejati ? Entah,,, setelah linang airmata menyapa meluka hati... biarkan semu membias nyata pelangi jiwa... dan kehinaan menetes bulir-bulir mulia,,, Semua karna C.I.N.T.A ...”
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Kamis, 29 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar