“...dan kembali Semerbak aroma maaf bertabur penuh kasih diujung mulia waktu...
Hembus nafas-nafas Suci sejuk membalut lafas-lafas sanubari penuh Cinta...
Semesta Langit indah bergema menyenandung kalimah-kalimah fitrah nan Agung....
Di elok beranda hati ini ku bersimpuh tulus mengucap...”
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Kamis, 29 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar