Minggu, 05 Juli 2015

" SAT, 19 Januari 2012 pukul 4:22 "

"Selamat yang kudapati...
Kemana pergi bidadari kerinduan sunyi ?
maaf jika jiwaku terlunta tertawan di angkuh jarum waktu, sungguh tertatih merindu lembaran kisah...
Hmm... temaram sabit berbintang kian membinar selaksa keindahan di ujung senyap dan cuma tersungging senyumku mengening meriap sebatas harap, bagaimana kusaji ?ya tak ada keindahan apapun untuk kerinduanku selain ketulusan rasa ini..."

" SUN, 25 Januari 2012 pukul 0:08 "

“Ay...
Aku rindu sungguh merindu selalu sapa mesra cinta kepada kegelisahan jiwaku...
Aku terlalu mendan hati terlalu takut menghilang...
Airmatamu adalah bagian dari separuh matahatiku, Kau rasa aku rasa 1 dalam biru cinta yang luar biasa...
Semoga... terjawab sepenggal Doaku pada kesunyian oleh senyum ketulusan..."

" WED, 1 Februari 2012 pukul 11:29 "

"Separuh jiwaku terjerembab di ujung malam... tanpa Bidadari kesunyian menyentuh kalbu rindu, ruh ku kian terbisu terbujur kaku membeku memucat tak berdaya...
Lagi terbunuh dingin malam...
Dan maaf... Ingin bersanding bersama dingin, berdua mendekap kisah nan biru, memelukmu erat, bercinta bercerita merenda menciumi kalbu malam menyetubuhi kesepian ini...
Dingin tetap saja dingin menghampa atau kau tiada lagi menyimpan rasa untuk ku yang tanpa daya...

" MON, 6 Februari 2012 pukul 3:40 "

"Ya matahati ini masih terjaga di ujung sunyimu, memandang rembulan indah bersinar memanja bintang-bintangkerinduan...
Menertawakan aku di belantara bumi merisau tanpa seberkas Cinta menawan sekuntum cahaya kehangatan serta selimut ketulusan...
Nafasku melinang memecah cermin keabadian...
Melihatimu membuat mata hati terlupa untuk memejam..... somebody hellllllllllllllllppppppppppppppp......

" SAT, 11 Februari 2012 pukul 20:00 "

"Terbelenggu Pesona Cinta angkuh mendiam, mencabik getir seluruh penjuru jiwaku membiru lebam asa...
diDalam Suara Tangisan Hati Kecil ku...
kenapa ? Menggenggam rasa yang sama, yang tak kumengerti dan enggan menyapa bercerita gulana...
Rasa apa ini ? Sayang Cinta tak membeda, satu rasa...
Kita ngenesTapa...

" WED, 25 Februari 2012 pukul 13:59 "

Duhai pesona yang meluluhkan setiap pujaan hati...
Terlalu berat hasratku menyanggahnya untuk selalu tersenyum dalam degup nadiku mendoakanmu...
Ku peluk senyum cinta... dengan jiwaku dalam untai bahagia ataupun tatkala rindu melinang...!
Tak bisa.... ya tak bisa menyangkal, aku terpaku imajinasi malam...
Ruhku memayang diatas ujung-ujung jarum waktu kesunyian...
Tentang senyum, kelembutan, kehangatan cinta dan kasih sayangmu...
Menitis lalu bersemayam tiada mewujud meng abadi dalam helai-helai nafas...
Biar... biarkan saja !

" MON, 5 Maret 2012 pukul 20:35 "

"Jika waktu ku dan waktu mu menyita setetes kerinduan...
Dengar.. ! Duhai sekeping rasa...
Aku berlindung dari segala keresahan sang temaram...
Atas kelusuhan jiwa nan terpasung diantara wangi bunga bunga cinta bersemi diantara mereka para pemuja senyum mu...
Aku ingin memelukmu dengan dengan selembar ketulusan jiwa, seraya lirih membisik, "... tersenyumlah di sanubariku...
Duhai cinta nan anggun...
menepis degub degub keresahan hati..."

" FRI, 9 Maret 2012 pukul 20:00 "

"Terimakasih cinta... membagikannya untuk ku lalu aku pun merasakan sebuah kesedihan...
Terimakasih atas kejujuran hati mu yang kau pendam lalu terungkapkan...

" SUN, 11 Maret 2012 pukul 8:27 "

Senyumku terantuk wajah langit pekat memendung gemuruh...
Tiada banyak yang dapat kusaji untuk nestapa jiwa ini selain mendoakanmu, duhai pagiku...
Agar kembali merangkai selembar gairah...
i love u...

" MON, 12 Maret 2012 pukul 14:55 "

"Membahagiakan mu setulus hati adalah satu kesuksesan tersendiri, maka dari itu marilah saling membahagiakan untuk kesuksesan..."

" WED, 31 Maret 2012 pukul 17:46 "

"seperti apakah sosok rindu bertahta di hati mu ?
Hingga begitu angkuh merajam senyumku, kesunyian yang tersaji, mesra meliar cumbui helai demi helai nafas keresahan...
rasa ini menggemuruh... langit ketulusan mengelabu seketika nestapa sendu menggelegar awan rerindu...
Tiada tersentuh jelita hati ?
se sempurna mungkin... bagaimana kusaji sepincuk senyum untuk mu ?
Duh bahagiaku... Bisikan pada rapuh jiwaku nan merindu setulus kasih sayang mu...

MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?

Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...