Minggu, 05 Juli 2015

" WED, 1 Februari 2012 pukul 11:29 "

"Separuh jiwaku terjerembab di ujung malam... tanpa Bidadari kesunyian menyentuh kalbu rindu, ruh ku kian terbisu terbujur kaku membeku memucat tak berdaya...
Lagi terbunuh dingin malam...
Dan maaf... Ingin bersanding bersama dingin, berdua mendekap kisah nan biru, memelukmu erat, bercinta bercerita merenda menciumi kalbu malam menyetubuhi kesepian ini...
Dingin tetap saja dingin menghampa atau kau tiada lagi menyimpan rasa untuk ku yang tanpa daya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?

Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...