Sabar yang tidak dilandasi "sikap menerima" adalah
kepura-puraan ... Nampak dingin di luar, panas di
dalam ... Dan kalo sudah begitu, minuman sekelas,
lasegar ataupun ademsari, tidak akan cukup
mengatasinya ... Jika terus dibiarkan, akan
mengakibatkan ; "sariawan batin", "emosi pecah-
pecah" dan "susah berjiwa besar" ...
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar