Gobind Vashdev
EMPAT TAHAPAN KESADARAN
Rigpa dan tarian sepertinya tidak bisa dipisahkan, setiap
mendengar musik, terutama bunyi gamelan, walau sangat
samar ia langsung mengenalinya dan memasang postur
tubuh tertentu.
Berbagai reaksi orang melihat gayanya, ada yang cuek
banyak yang menikmatinya sambil tersenyum bahkan
tertawa, dan tak sedikit yang memotivasi, tentu dengan
caranya sendiri-sendiri.
'wah hebat ya, kecil-kecil sudah pintar menari" adalah
motivasi yang menempati ranking paling atas.
'wah enak nih bapak ibunya tidak perlu mencari minat
dan bakat anaknya, dari kecil sudah kelihatan arahnya
mau kemana', kami pun menyambut dengan senyum,
siapa yang tahu hari ini menyukai tari besok ia berubah
ke menggambar.
Sementara sebagian orang lain mengucap "kok gituuuu
menari ya??" kemudian sambil melakukan gerakan
tertentu "begini yang benar".
semuanya kami terima dengan sama, karena pada
dasarnya pujian atau kritikan sekalipun, tidak ada
hubungannya dengan objek yang dipuji atau di kritik,
dalam hal ini tidak ada hubunganya dengan Rigpa.
Rigpa melakukan gerakan tertentu, tidak baik dan tidak
buruk, bila itu sesuai dengan rasa yang di dalam diri,
kita menjadi senang dan melontarkan pujian , namun bila
tidak cocok dengan hati, kita ingin membenarkan, dengan
cara nya masing-masing tentunya.
Kamu bukanlah seperti yang dipuji dan juga kamu
bukanlah seperti yang dikritik, kamu adalah kamu.
Pemuji dan pengkritik hanyalah merefleksikan apa yang
ada didalam dirinya bukan apa yang ada diluar.
Setiap orang bertumbuh, seperti kita semua, paling tidak
ada empat tahapan seperti ini,
Awalnya kita tidak tahu apa-apa, kita cenderung
menikmati segalanya, suasana netral masih terasa kental
di tahapan ini.
Lalu kita belajar sesuatu, kita merasa ada kebenaran
disana. kita lalu memisahkan ini yang benar dan yang
lain salah.
seperti anak SD yang belajar 1+1 = 2 , lalu Guru nya
mengatakan sekaligus menilai jawaban murid yang selain
angka " 2 " adalah salah.
ada orang yang dari kecil mengenggam keyakinan yang
kaku ini cukup lama, bahkan sampai akhir hayat,
" saya yang benar dan yang lain salah " ,
" ini yang baik, selain yang ini semuanya buruk "
begitulah kurang lebihnya
Pada tahapan ini kita cenderung untuk 'membenarkan'
orang lain yang kita anggap salah.
mengajak, mengarahkan, menasehati, atau mengkritik
adalah kemasannya, semangat didalamnyalah yang
terpenting, selama kita masih menganggap orang lain
salah dan harus segera diperbaiki itu artinya kita belum
sampai tahap memahami dan melihat apa adanya.
Kalau kita mau jujur bahwa sebagian besar nasihat yang
kita lontarkan pada orang lain adalah nasihat untuk diri
sendiri.
Sebagian orang yang 'beruntung' masuk ketahapan
selanjutnya, disini kita mendapatkan konflik besar
dimana apa yang sebelumnya kita anggap sebagai
'kebenaran' bertabrakan dengan realitas yang ada saat
ini.
Seolah ada kebenaran lain di luar sana, ada jawaban
lain selain "2"
"yang makan dan tidurnya tidak teratur serta jarang
minum kok tetap sehat sampai setua ini? sementara dia
yang semuanya teratur kok sakit-sakitan?" adalah satu
dari ribuan tabrakan yang terjadi di kepala dan hati
saya.
celakanya, semakin saya meneliti dan menggali ke dalam,
tumbukan semakin sering dan hebat.
Sebagian besar orang kembali pada 'kebenaran' yang ia
pegang dan menutup mata atau menyangkal apa yang
terjadi.
Rasanya tidak rela, apa yang diyakini selama ini
ternyata bukan kebenaran. Ego tidak menyukai hal
seperti ini. disini biasaya kita mencari pembenaran
supaya terlihat dan terasa benar.
Hanya sedikit orang yang mau merelakan cadar ego nya
lepas, ia yang tidak lagi melekat pada 'kebenaran'
versinya kembali melihat dunia apa adanya, seperti awal
kita dilahirkan, seperti apa yang di katakan TS Eliot
“Kita tidak boleh berhenti menjelajah dimana akhir dari
semua penjelajahan tersebut akan tiba di tempat di
mana kita memulai dan baru menyadari tempat tersebut
untuk pertama kalinya.”
Wajar kita berdebat di jalan, mengatakan jalan sayalah
yang benar, mereka yang sudah 'sampai' tidak lagi
berdebat, tidak ada lagi yang perlu di debatkan bagi
mereka yang sudah 'pulang'.
Di kesadaran ini, tarian dilihat sebagai tarian, tidak
baik dan tidak buruk, tidak ada pujian dan makian yang
tebesit, hanya menikmati tarian disini dan saat ini.
He who speaks does not know; he who knows does not
speak
ia yang bicara tidak tahu, ia yang tahu tidak bicara.
Lao Tzu
_/|\_
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Minggu, 08 Mei 2016
Sabtu, 07 Mei 2016
.:: UANG ITU CUMA MAMPIR ::.
Arif Rh
Orang yang tidak sadar, bahwa uang itu sejatinya
"hanya lewat" ... Maka, tidak menutup kemungkinan,
seberapa banyak pun uang yang ia miliki ... Ia akan
selalu merasa kekurangan uang ...
Orang yang tidak sadar, bahwa uang itu sejatinya
"hanya lewat" ... Maka, tidak menutup kemungkinan,
seberapa banyak pun uang yang ia miliki ... Ia akan
selalu merasa kekurangan uang ...
Kamis, 05 Mei 2016
.:: WASPADAI ATTENTION DIRI ::.
Ifan Winarno
ada kecenderungan berlebihan menanggapi ketakutan
atau kekhawatiran .. mungkin karena besarnya rasa
cinta pada orang2 yang bisa terkena dampak dari apa
yang ditakuti .. it's okay .. itu wajar .. tapi perlu
kauingat kembali .. apakah yang kautakutkan atau
kaukhawatirkan itu yang ingin kauinginkan terjadi?
nggak khan .. lha kenapa kau beri dia energy dan
attention secara berlebihan? .. kenapa tidak kau berikan
energy dan attention-nya pada orang2 yang kau cintai
dan kau kasihi? .. lha iki maneh, ngapain pula aku
kaulibatkan dalam permainan takut menakuti ini? ..
hahahahaha ..
terbukti .. force mode itu melelahkan .. membiarkan
kendali ada di luar dirimu itu melelahkan .. apalagi
kendali itu di tangan orang yang khawatir atau
ketakutan .. #adhus .kramas.ben.seger.waras
#rasa .sakit.itu.nyata .. # penderitaan .itu.pilihan
ada kecenderungan berlebihan menanggapi ketakutan
atau kekhawatiran .. mungkin karena besarnya rasa
cinta pada orang2 yang bisa terkena dampak dari apa
yang ditakuti .. it's okay .. itu wajar .. tapi perlu
kauingat kembali .. apakah yang kautakutkan atau
kaukhawatirkan itu yang ingin kauinginkan terjadi?
nggak khan .. lha kenapa kau beri dia energy dan
attention secara berlebihan? .. kenapa tidak kau berikan
energy dan attention-nya pada orang2 yang kau cintai
dan kau kasihi? .. lha iki maneh, ngapain pula aku
kaulibatkan dalam permainan takut menakuti ini? ..
hahahahaha ..
terbukti .. force mode itu melelahkan .. membiarkan
kendali ada di luar dirimu itu melelahkan .. apalagi
kendali itu di tangan orang yang khawatir atau
ketakutan .. #adhus .kramas.ben.seger.waras
#rasa .sakit.itu.nyata .. # penderitaan .itu.pilihan
.:: BELAJAR LAPANG ::.
Ifan Winarno
selalu berusaha melapangkan dada agar ada ruang
untuk membuka dan membesarkan hati ... dan rajin
membersihkan kalbu agar jiwa yang suci kerasan
bersemayam di dalam diri .. _/|\_
selalu berusaha melapangkan dada agar ada ruang
untuk membuka dan membesarkan hati ... dan rajin
membersihkan kalbu agar jiwa yang suci kerasan
bersemayam di dalam diri .. _/|\_
Selasa, 03 Mei 2016
.:: ISTRI BEKERJA ::.
Arif RH,
Waktu saya sekolah, hingga kuliah, ibu saya sampai ikut
"terjun kerja ke sawah" ... Untuk menambah pemasukan
keluarga, supaya cukup uang membiayai kuliah saya dan
adik saya ...
Sehingga, terbentuk semacam "mental block", yang saya
tidak tahu, ini baik atau enggak ... Yaitu, saya selalu
kasihan kalau lihat wanita bekerja ... Apalagi sampe
sore atau malam ... Gak tega gitu ... Langsung ingat ibu
saya, yang saya lihat sendiri mencangkul, mencabuti
rumput di sawah, dan sebagainya ... Saya kalau pas
pulang ke rumah, ikut "terjun ke sawah" juga pada saat
itu ...
Apakah saya melarang istri saya bekerja? ... Terus
terang, jawabannya gak cocok kalau opsinya antara iya
dan tidak ... Saya jelaskan dulu ... Begini, saya
melarang istri saya bekerja untuk uang ... Tapi saya
sangat mendorong dia, kalau mau menjalani passionnya
dia ... Tahu khan bedanya antara bekerja dan menjalani
passion? ...
Kerja itu, ya hanya sekedar dapat uang ... Sementara
menjalani passion itu, arti sederhananya adalah menekuni
sesuatu yang disukai, sejenis hobby lah, namun hobby itu
menghasilkan uang ... Kalau ituh saya dukung ... Lha
kalau sesuatu itu baik, halal, membuat diri produktif,
dan dia menyukainya, plus menghasilkan uang, ngapain
saya larang? ...
Waktu saya sekolah, hingga kuliah, ibu saya sampai ikut
"terjun kerja ke sawah" ... Untuk menambah pemasukan
keluarga, supaya cukup uang membiayai kuliah saya dan
adik saya ...
Sehingga, terbentuk semacam "mental block", yang saya
tidak tahu, ini baik atau enggak ... Yaitu, saya selalu
kasihan kalau lihat wanita bekerja ... Apalagi sampe
sore atau malam ... Gak tega gitu ... Langsung ingat ibu
saya, yang saya lihat sendiri mencangkul, mencabuti
rumput di sawah, dan sebagainya ... Saya kalau pas
pulang ke rumah, ikut "terjun ke sawah" juga pada saat
itu ...
Apakah saya melarang istri saya bekerja? ... Terus
terang, jawabannya gak cocok kalau opsinya antara iya
dan tidak ... Saya jelaskan dulu ... Begini, saya
melarang istri saya bekerja untuk uang ... Tapi saya
sangat mendorong dia, kalau mau menjalani passionnya
dia ... Tahu khan bedanya antara bekerja dan menjalani
passion? ...
Kerja itu, ya hanya sekedar dapat uang ... Sementara
menjalani passion itu, arti sederhananya adalah menekuni
sesuatu yang disukai, sejenis hobby lah, namun hobby itu
menghasilkan uang ... Kalau ituh saya dukung ... Lha
kalau sesuatu itu baik, halal, membuat diri produktif,
dan dia menyukainya, plus menghasilkan uang, ngapain
saya larang? ...
.:: GAK ADA VARIASI, GAK RAME ::.
Arif Rh
Apa makanan kesukaan anda? ... Bakso? ... Pisang
goreng? ... Nasi goreng? ... Bubur ayam? ... Atau
apapun itu lah namanya ... Saya jamin, kalau sehari
anda makan makanan itu 3 kali ... Terus menerus, saben
hari ... Pasti ada satu titik, anda bakalan mual ...
Sebah, enggak doyan lagi ...
Sama halnya dengan kata-kata bijak, kata-kata
motivasi, kata-kata inspirasi ... Mbahas vibrasi lagi,
vibrasi lagi ... Saben hari dikasih begitu ... Lama-lama
bakalan mual dan muak hahahahaha ... Itulah sebabnya
... Sesekali lah, ada selingan, bikin status kampret lah,
nggleweh lah, dagelan lah, foto-foto narsis gak jelas
lah, atau status yang "memancing sedikit keributan"
hahahahahahahaha ...
Iya enggak sih? ... Gak ada variasi ... Enggak rame ...
Apa makanan kesukaan anda? ... Bakso? ... Pisang
goreng? ... Nasi goreng? ... Bubur ayam? ... Atau
apapun itu lah namanya ... Saya jamin, kalau sehari
anda makan makanan itu 3 kali ... Terus menerus, saben
hari ... Pasti ada satu titik, anda bakalan mual ...
Sebah, enggak doyan lagi ...
Sama halnya dengan kata-kata bijak, kata-kata
motivasi, kata-kata inspirasi ... Mbahas vibrasi lagi,
vibrasi lagi ... Saben hari dikasih begitu ... Lama-lama
bakalan mual dan muak hahahahaha ... Itulah sebabnya
... Sesekali lah, ada selingan, bikin status kampret lah,
nggleweh lah, dagelan lah, foto-foto narsis gak jelas
lah, atau status yang "memancing sedikit keributan"
hahahahahahahaha ...
Iya enggak sih? ... Gak ada variasi ... Enggak rame ...
.:: MANDIRI ::.
Orang yang semangatnya digantungkan pada
penghargaan dari orang lain, menandakan orang
tersebut kesulitan, atau tidak mampu menghargai
dirinya sendiri secara mandiri ...
penghargaan dari orang lain, menandakan orang
tersebut kesulitan, atau tidak mampu menghargai
dirinya sendiri secara mandiri ...
Senin, 02 Mei 2016
.:: MENDENGARKAN, BAGIAN SULIT DARI KOMUNIKASI ::.
bagian tersulit dari komunikasi bukan BERBICARA
... Bagian tersulit adalah MENDENGARKAN saat orang
lain bicara ... Dan semakin sulit saat kita
MENDENGARKAN itu, isinya adalah KRITIKAN atau
MASUKAN tentang apa kelakuan kita yang membuat
orang lain gak nyaman dan itu diperbaiki pada diri kita
... Bagian tersulit adalah MENDENGARKAN saat orang
lain bicara ... Dan semakin sulit saat kita
MENDENGARKAN itu, isinya adalah KRITIKAN atau
MASUKAN tentang apa kelakuan kita yang membuat
orang lain gak nyaman dan itu diperbaiki pada diri kita
Minggu, 01 Mei 2016
TIDAK SEMUA BUTUH PENCERAHAN
"Tidak
semua orang butuh pencerahan"
semua orang butuh pencerahan"
mungkin liku-liku
dalam kesesatan itulah yang nantinya menjadikan mereka
jauh lebih bijak saat berjalan dalam terang..
dalam kesesatan itulah yang nantinya menjadikan mereka
jauh lebih bijak saat berjalan dalam terang..
🙏🏼
.:: BERTERIMA KASIHLAH PADA IBLIS SETAN ::.
Arif Rh
Di berbagai keyakinan, iblis, setan, diposisikan sebagai
pihak yang dihujat, dijauhi, diposisikan sebagai musuh
... Di-negatif-kan ...
Tapi, melampaui semua atribut yang telah dilabelkan ...
Mengamati enggak? ... Bukankah, keberadaan iblis
dan setan itulah, yang justru "menggerakkan cerita
kehidupan"? ...
Yang "memiliki cahaya", jangan ke-ge-eran ...
Karena, cahaya anda baru berarti, saat ada
"kegelapan" ...
Di berbagai keyakinan, iblis, setan, diposisikan sebagai
pihak yang dihujat, dijauhi, diposisikan sebagai musuh
... Di-negatif-kan ...
Tapi, melampaui semua atribut yang telah dilabelkan ...
Mengamati enggak? ... Bukankah, keberadaan iblis
dan setan itulah, yang justru "menggerakkan cerita
kehidupan"? ...
Yang "memiliki cahaya", jangan ke-ge-eran ...
Karena, cahaya anda baru berarti, saat ada
"kegelapan" ...
.:: BERHENTILAH MENYESALI ::.
Ifan Winarno
berhentilah menyesali sebuah kesalahan yang kini
sudah menjadi sebuah pilihan yang sudah diambil ..
tenang saja .. apapun yang terbaik masih bisa
terjadi kalau saja kau rela membuang keyakinan
bahwa "kau tak mungkin bisa".. _/|\_
berhentilah menyesali sebuah kesalahan yang kini
sudah menjadi sebuah pilihan yang sudah diambil ..
tenang saja .. apapun yang terbaik masih bisa
terjadi kalau saja kau rela membuang keyakinan
bahwa "kau tak mungkin bisa".. _/|\_
Langganan:
Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Saya pernah dengar gosip bahwa sekarang ada metode Kristenisasi dengan meniru-niru agama Islam. Tapi rupanya gosip itu berasal dari orang ya...
-
Arif RH, Dulu banget, saat memberikan pelatihan, saya sering menggunakan game flash di laptop ... Gamenya game kartu ... Ini game jadul bang...