Minggu, 09 Oktober 2011

KUSEMATKAN

❞Mesranya sapaan angin menjamah tubuhku yg gersang.
Dalam keseimbangan Syair terilis makna kehangatan jiwa...
Terbangkan semua kegersangan lalu bangkitkan semangatku dari mimpi... Hamparan kenikmatan tergelar berpagar peluntur lelah kepenatan...

lihatlah... Istana penuh kedamaian sulit tergambarkan lewat taburan kata’ indah...
lantunan Dzikir mengiring jalan sang waktu bagai Bening Embun Suci dalam Qalbu...
Kasihmu... Biarkan mengalir tanpa keruh tuk menghidupkan dan menentramkan Jiwa.❞

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?

Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...