“…Nestapa malamku diselimut diam merudung dalam
geliat sesal mengacuh memilu mulia cinta..."
“…※hanya paras gelisah tergaris kudekap※...”
Bisa apa aku, bila hati selalu tetap merindui cinta...”
Lantang Kuhardik dunguku, menampik bahwa
sesungguhnya ku tak berdaya atas kerinduan ini akan
jelitamu...
1 Oktober 2011#FB
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Senin, 22 Juni 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Muniri Chodri, Dalam suatu kesempatan, saya terlibat diskusi tentang pertentangan Ahli fiqh dan kaum Sufi. Ahli fiqh menyangsikan amaliah ya...
-
"Bagaimana bisa dikatakan cinta, jikalau engkau sepi dari jiwa dan semangat berkorban kepada yang dicintai, cinta itu tiada menuntut ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar