“Cinta... meski tak kau nantikan,
takan bisa diredam biarkan
rasaku tulus membaring di rapuh
sisimu...
Lembut mengentasi
kesakitan nan angkuh
bersemayam mengusik senyum
cinta, sebab tanpa seulas senyum
mu adalah kesakitan yang
teramat menyayat jiwa ini nan
selalu merindu...
Cinta... selembar Diam yang kau
hampar sungguh menjangkit
gelisah di sekujur hati memerih hampa...”
Ini adalah Blog Pribadi Segala resiko menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Semoga Semua Mahluk Berbahagia Rahayu!!
Jumat, 30 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENGHORMATI YANG TUA : Apakah Makna Sesungguhnya Begitu?
Mari kita uraikan ☕ Kalau ditelusuri, adab menghormati yang tua awalnya lahir dari akar budaya agraris dan komunal Nusantara — di mana ha...
-
Saya pernah dengar gosip bahwa sekarang ada metode Kristenisasi dengan meniru-niru agama Islam. Tapi rupanya gosip itu berasal dari orang ya...
-
Arif RH, Dulu banget, saat memberikan pelatihan, saya sering menggunakan game flash di laptop ... Gamenya game kartu ... Ini game jadul bang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar